Teknologi Tepat Guna Permudah Masyarakat

SOLO – Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) yang dimiliki Kecamatan Serengan mulai menyosialisasikan berbagai hasil pengembangan teknologi berupa alat- alat yang memudahkan masyarakat beraktivitas.

”Posyantek ini sudah ada sejak tahun 2016, di Serengan terdapat tujuh kelurahan yang bersama – sama mengambangkan dan menciptakan teknologi tepat guna untuk masyarakat. Sehingga aktivitas masyarakat dimudahkan dengan alat-alat yang kami ciptakan,” kata angota Teknisi Posyantek Kecamatan Serengan, Aris Joko Saraswo saat memamerkan hasil karyanya di area car free day (CFD) Solo, Minggu (30/9).

Menurutnya, sudah tiga alat yang dikembangkan masyarakat di kecamatan setempat antara lain, laundry keliling, forklift manual, serta becak penyapu jalan. Seluruhnya dibuat menggunakan sepeda yang didesain secara manual.

”Kecamatan kami terlah menghasilkan tiga teknologi, hal itu kami kerjakan saat Posyantek Serengan terbentuk. Kehadiran lembaga masyarakat ini juga untuk menampung masukan dari masyarakat terkait ide untuk memudahkan mereka beaktivitas sehari-hari,” kata Aris.

Posyantek di Solo termasuk lembaga masyarakat yang belum banyak diketahui masyarakat. Oleh sebab itu pihaknya ingin mengenalkan kepada masyarakat khususnya Solo, adanya lembaga ini untuk bersama – sama mendayagunakan pikirn serta ide warga dalam menciptakan alat yang bermanfaat.

Lebih lanjut, Bendahara Posyantek Serengan, Chandra Nendra menjelaskan, tugas pokok lembaga tersebut antara lain, memberi pelayanan teknis, informasi dan promosi kepada masyarakat, memfasilitasi pemetaan kebutuhan dan pengkajian teknologi tepat guna, menjembatani masyarakat sebagai pengguna teknologi dengan sumber teknologi tepat guna. ”Selain itu, layanan konsultasi dan pendampingan kepada masyarakat dalam menerapkan teknologi yang dikembangkan juga kami lakukan.

Yang jelas fasilitas yang diperlukan masyarakat bakal kami upayakan,” kata dia. Sebagai salah satu lembaga dibawah Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3A dan PM) Surakarta, hal ini perlu didorong untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dan terbuka terhadap wawasan teknologi.

Dengan demikian, adanya lembaga kemasyarakatan tersebut menjadi modal bagi masyrakat untuk mulai menciptakan ide dan teknologi yang perlu dikembangkan dengan bantuan dana Pemkot hingga Pemprov.

Comments

mood_bad
  • No comments yet.
  • chat
    Add a comment